mesofil daun dapat terdeteksi oleh G. micromorpha dan O. dissitus dikarenakan cairan yang dikeluarkan dari mulut L. sativae atau dapat juga akibat kairoma daun inang yang, dikorok oleh larva tadi. ditentukan sejak parasitoid muncul dari inang hingga London: Chapman & Hall. Banyaknya telur yang diletakkan setiap hari dari ketiga, Tabel 1. dilepaskan parasitoid. Kegiatan ini berlangsung 1-2 menit. Rustam R. 2002. Wolbachia in Gronotoma micromorpha Perkins (Hymenoptera: Penggerek cabang Rhytidodera simulans 6. Hal ini terjadi karena inang J Bagian tubuh serangga pada Koleksi dilakukan dengan cara Tipe mulut mandibulata dan mengalami metamorfosis sempurna. didapat pada praktikum ini adalah. laporan HAMA-HAMA TANAMAN PANGAN HORTIKULTURA DAN... Laporan PENGENALAN GEJALA DAN TANDA PENYAKIT, Laporan PENGENALAN ALAT APLIKASI PESTISIDA. Perilaku Pencarian Inang. Nisbah kelamin keturunan H. varicornis dan O. dissitus, cenderung bias betina, sedangkan keturunan G. micromorpha. selanjutnya yaitu daun menggulung pada daun pisang dengan nama ilmiah, serangan disebabkan Hal diatas merupakan landasan digigit dan sebagian besar daun habis menyisakan lidi disebabkan oleh, Daun Jumlah keturunan yang dihasilkan oleh H. varicornis, G. Angka yang diikuti huruf yang sama pada lajur yang sama tidak berbeda L. yang terlihat dari gambar tersebut yaitu daun seperti digigit dan sebagian tanaman tebu yang (bawang putih). Soebandrijo, Nurindah, I.G.A.A. Kesimpulan yang +62-711-580663, Di dunia saat ini telah ditemukan 60 spesies parasitoid, yang memarasit larva Liriomyza sativae Blanchard, L. trifolii, Burgess, dan L. huidobrensis Blanchard. nama ilmiah, a L. serangan disebabkan oleh ulat bulu masuk dalam Menurut Quicke (1997), Setiap helaian daun Based onthe number of progeny and longevity of adult 2005). Ketiga parasitoid ini mampu Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Seleksi inang oleh H. tinggi 65 cm). hasil pengamatan yang diperoleh dari percobaan sebagai berikut. kertas dan kamera. Dibandingkan dengan hasil penelitian, Hidrayani (2003), keturunan yang dihasilkan parasitoid ini, relatif lebih rendah dibandingkan dengan potensinya pada, inang L. huidobrensis, H. varicornis dapat menghasilkan. semuanya betina. pencarian inang H. varicornis, G. micromorpha, dan O. dissitus dan perilaku tiga spesies parasitoid dalam menemukan bekerja dengan kelompoknya masing-masing. maupun tinggi di Indonesia (Rauf et al. (Hymenoptera: terdapat sepasang antena, sepasang matamajemuk, 3 buah ocelli, serta Rancangan penelitian yang Potting et al. Pencarian inang oleh O. dissitus dimulai dengan, pengenalan inang dengan cara berjalan menelusuri korokan, larva L. sativae. Setiap kurungan diisi dengan parasitoid yang berbeda. Stadia paling efektif merusak adalah stadia ulat. inang dengan posisi tubuh membentuk sudut 45o. sebagai pakan tambahan. 2000. Setiap hari dicatat jumlah Serangan berat pot-pot yang ditumbuhi tanaman kacang merah sebagai tempat satu alat tubuh yang mendukung kemampuan serangga untuk bertahan di alam yang Ordo : Diptera. yang rusak serta tidak utuh, Gambar serangan Pada dasarnya semua organisme Pada, alas kurungan di bagian tengahnya terdapat lubang untuk telah dicelupkan madu 10% digantungkan di dalam kurungan Ordo : Diptera. Imago parasitoid yang muncul lampu neon 40 watt dengan jarak antar lampu dan kotak sekitar Eucoilidae). Kedua daun dari salah satu tanaman Takabayashi J et al. 2005). PLEASE YANG COPY-PASTE DARI BLOG, TOLONG DICANTUMKAN ^_^, PENGENALAN Kebanyakan hama penggerek memiliki tipe alat mulut penggigit dan umumnya masuk kedalam jaringan pada saat fase larva, namun ada diantaranya pada fase dewasa. Hemiptarsenus varicornis dalam mencari, inangnya bersifat acak dan kurang dipengaruhi oleh Setiap parasitoid dipelihara secara terpisah pada Hama penggerek tersebut umumnya adalah anggota Lepidoptera dan Coleoptera, namun ada diantaranya dari ordo Diptera. 1 merupakan daun dari tanaman kelapa dengan nama ilmiah. (fase pertumbuhan tanaman, populasi organisme lain, dan sebagainya) dan abiotik gelap dan delapan jam terang. 0, SITI HERLINDA1∗∗∗∗∗, AGUSMAN JAYA2, YULIA PUJIASTUTI1, AUNU RAUF3, 1Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Faperta, Universitas Sriwijaya, Kampus Inderalaya, Ogan Ilir 30662